Minggu, 26 Mei 2013

plkjjjjj

Pengertian Sopan Santun
Sopan santun ialah suatu tingkah laku yang amat populis dan nilai yang natural. Sopan santun sebagai sebuah konsep nilai tetapi bukan dipahami. Sopan santun sebuah ideologi yang memerlukan konseptualisasi. Itulah pengertian umum dari sopan santun. Sopan santun adalah sikap seseorang terhadap apa yang ia lihat, ia rasakan, dan dalam situasi, kondisi apapun.
Norma sopan santun adalah peraturan hidup yang timbul dari hasil pergaulan sekelompok itu. Norma kesopanan bersifat relatif, artinya apa yang dianggap sebagai norma kesopanan berbeda-beda di berbagai tempat, lingkungan, atau waktu.
Contoh-contoh norma kesopanan ialah:
1.    Menghormati orang yang lebih tua.
2.    Menerima sesuatu selalu dengan tangan kanan.
3.    Berbicara sopan.
4.    Meludah pada tempatnya, tidak di sembarang tempat.
5.    Menghargai orang lain yang sedang berbicara.
Norma kesopanan sangat penting untuk diterapkan, terutama dalam  bermasyarakat, karena norma ini sangat erat kaitannya terhadap masyarakat. Sekali saja ada pelanggaran terhadap norma kesopanan, pelanggar akan mendapat sanki dari masyarakat, semisal cemoohan. kesopanan merupakan tuntutan dalam hidup bersama. Ada norma yang harus dipenuhi supaya diterima secara sosial.
Sanksi bagi pelanggar norma kesopanan adalah tidak tegas, tetapi dapat diberikan oleh masyarakat, yang berupa cemoohan, celaan, hinaan, atau dikucilkan dan diasingkan dari pergaulan serta di permalukan.





Sikap Sopan Santun Dalam Kehidupan Sehari-Hari
1.  Sikap Sopan Santun Di Lingkungan Sekolah
Contoh sikap sopan santun di lingkungan sekolah adalah sebagai berikut:
- Menghormati guru dan orang yang lebih tua.
- Tertib saat guru menerangkan.
- Menghargai pendapat orang lain.
- Berbicara sopan kepada guru dan teman.
- Akur terhadap teman.
- Membuang sampah pada tempatnya.
- Salam dan cium tangan jika bertemu guru.
- Berpakaian yang rapih.
- Tertib saat upacara.
- Mematuhi peraturan sekolah.
- Mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.
- Mengerjakan ulangan dengan jujur.
- dll.
2.  Sikap Sopan Santun Di Lingkungan Keluarga
Contoh sikap sopan santun di lingkungan keluarga adalah sebagai berikut:
            - Berbicara sopan terhadap orang tua.
            - Mematuhi perintah orang tua.
            - Mendengarkan bila orang tua sedang berbicara dengan kita.
            - Meminta izin sebelum berpergian.
            - Akur terhadap saudara.
            - Mengalah pada adik.
            - Membantu orang tua.
            - Menerima segala keputusan orang tua tanpa menggerutu.
            - Meminta maaf jika melakukan kesalahan.
            - Menegur adik jika melakukan kesalahan.
- Menerima dengan ikhlas jika orang tua tidak bisa memberikan apa yang kita inginkan tanpa harus membentak atau memaki-maki.
- Mengucap salam saat masuk rumah.
- dll.
3.  Sikap Sopan Santun Di Lingkungan Masyarakat
Contoh sikap sopan santun di lingkungan masyarakat adalah sebagai berikut:
- Membantu orang tua menyebrang jalan.
- Mengucapkan kata “permisi” saat jalan di depan orang lain.
- Menyapa orang-orang saat bertemu.
- Meminta maaf jika melakukan kesalahan.
- Membuang sampah pada tempatnya.
- Menyalakan radio/musik dalam volume kecil agar masyarakat di sekitarnya tidak terganggu.
- Mematuhi peraturan.
- Mengikuti kerja bakti atau kegiatan-kegiatan yang diadakan.
- Akur terhadap tetangga.
- Menghormati orang yang lebih tua.
- Menghargai pendapat orang lain.
- Menutup mulut saat menguap di tempat umum.
- Merokok di tempat yang disediakan.
- Meludah di tempatnya.
- Menghargai orang lain yang sedang berbicara.
- Tertib saat melakukan musyawarah.
- Menjaga dan merawat fasilitas umum.
- dll.
Manfaat Sopan Santun
Manfaat sopan santun adalah sebagai berikut:
- Di mata orang lain, kita dianggap sebagai pribadi yang sopan dan berperilaku baik.
- Dengan bersikap sopan santun, kita dapat terhindar dari bahaya (gangguan orang lain), sebab kita seakan tidak menantang atau menghina orang lain.
- Kita akan disukai dan di hargai oleh semua orang.
- Kita akan mendapatkan banyak teman.
- Menjaga nilai-nilai persaudaraan.
- Hidup damai.
- Kita dihargai dan dihormati oleh orang lain.
- Memberi keyakinan pada diri sendiri dalam setiap situasi
- Menjadikan kamu dapat memelihara suasana yang baik dalam berbagai lingkungan, baik lingkungan keluarga, pergaulan, dan tempat dimana kamu bekerja.
- Orang lain akan nyaman bersama kita.
-  Memudahkan hubungan baik anda dengan orang lain (Better Human Relation).
- dll.