Pengertian
Sopan Santun
Sopan santun
ialah suatu tingkah laku yang amat populis dan nilai yang natural. Sopan santun
sebagai sebuah konsep nilai tetapi bukan dipahami. Sopan santun sebuah ideologi
yang memerlukan konseptualisasi. Itulah pengertian umum dari sopan santun. Sopan
santun adalah sikap seseorang terhadap apa yang ia lihat, ia rasakan, dan dalam
situasi, kondisi apapun.
Norma sopan santun adalah peraturan hidup yang timbul dari hasil
pergaulan sekelompok itu. Norma kesopanan bersifat relatif, artinya apa yang
dianggap sebagai norma kesopanan berbeda-beda di berbagai tempat, lingkungan,
atau waktu.
Contoh-contoh
norma kesopanan ialah:
1.
Menghormati
orang yang lebih tua.
2.
Menerima
sesuatu selalu dengan tangan kanan.
3.
Berbicara
sopan.
4.
Meludah pada
tempatnya, tidak di sembarang tempat.
5.
Menghargai
orang lain yang sedang berbicara.
Norma
kesopanan sangat penting untuk diterapkan, terutama dalam bermasyarakat, karena norma ini sangat erat
kaitannya terhadap masyarakat. Sekali saja ada pelanggaran terhadap norma
kesopanan, pelanggar akan mendapat sanki dari masyarakat, semisal cemoohan.
kesopanan merupakan tuntutan dalam hidup bersama. Ada norma yang harus dipenuhi
supaya diterima secara sosial.
Sanksi bagi
pelanggar norma kesopanan adalah tidak tegas, tetapi dapat diberikan oleh
masyarakat, yang berupa cemoohan, celaan, hinaan, atau dikucilkan dan
diasingkan dari pergaulan serta di permalukan.
Sikap Sopan Santun Dalam Kehidupan
Sehari-Hari
1. Sikap Sopan Santun Di Lingkungan Sekolah
Contoh sikap
sopan santun di lingkungan sekolah adalah sebagai berikut:
- Menghormati
guru dan orang yang lebih tua.
-
Tertib saat guru menerangkan.
-
Menghargai pendapat orang lain.
- Berbicara
sopan kepada guru dan teman.
- Akur
terhadap teman.
-
Membuang sampah pada tempatnya.
- Salam
dan cium tangan jika bertemu guru.
-
Berpakaian yang rapih.
-
Tertib saat upacara.
-
Mematuhi peraturan sekolah.
-
Mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.
-
Mengerjakan ulangan dengan jujur.
- dll.
2. Sikap Sopan Santun Di Lingkungan Keluarga
Contoh sikap
sopan santun di lingkungan keluarga adalah sebagai berikut:
-
Berbicara sopan terhadap orang tua.
-
Mematuhi perintah orang tua.
-
Mendengarkan bila orang tua sedang berbicara dengan kita.
-
Meminta izin sebelum berpergian.
-
Akur terhadap saudara.
-
Mengalah pada adik.
-
Membantu orang tua.
-
Menerima segala keputusan orang tua tanpa menggerutu.
-
Meminta maaf jika melakukan kesalahan.
-
Menegur adik jika melakukan kesalahan.
-
Menerima dengan ikhlas jika orang tua tidak bisa memberikan apa yang kita
inginkan tanpa harus membentak atau memaki-maki.
-
Mengucap salam saat masuk rumah.
- dll.
3. Sikap Sopan Santun Di Lingkungan Masyarakat
Contoh sikap
sopan santun di lingkungan masyarakat adalah sebagai berikut:
-
Membantu orang tua menyebrang jalan.
-
Mengucapkan kata “permisi” saat jalan di depan orang lain.
-
Menyapa orang-orang saat bertemu.
-
Meminta maaf jika melakukan kesalahan.
- Membuang
sampah pada tempatnya.
- Menyalakan
radio/musik dalam volume kecil agar masyarakat di sekitarnya tidak terganggu.
-
Mematuhi peraturan.
- Mengikuti
kerja bakti atau kegiatan-kegiatan yang diadakan.
- Akur
terhadap tetangga.
-
Menghormati orang yang lebih tua.
-
Menghargai pendapat orang lain.
- Menutup
mulut saat menguap di tempat umum.
-
Merokok di tempat yang disediakan.
-
Meludah di tempatnya.
-
Menghargai orang lain yang sedang berbicara.
-
Tertib saat melakukan musyawarah.
- Menjaga
dan merawat fasilitas umum.
- dll.
Manfaat Sopan Santun
Manfaat sopan santun adalah sebagai berikut:
- Di mata orang lain, kita dianggap sebagai
pribadi yang sopan dan berperilaku baik.
- Dengan bersikap sopan santun, kita dapat
terhindar dari bahaya (gangguan orang lain), sebab kita seakan tidak menantang
atau menghina orang lain.
- Kita akan disukai dan di hargai oleh semua
orang.
- Kita akan mendapatkan banyak teman.
- Menjaga nilai-nilai persaudaraan.
- Hidup damai.
- Kita dihargai dan dihormati oleh orang
lain.
- Memberi keyakinan
pada diri sendiri dalam setiap situasi
- Menjadikan kamu dapat memelihara suasana yang baik
dalam berbagai lingkungan, baik lingkungan keluarga, pergaulan, dan tempat
dimana kamu bekerja.
- Orang lain akan nyaman bersama kita.
- Memudahkan hubungan baik anda dengan orang lain (Better Human
Relation).
- dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar